Monday, 26 June 2017

Kondisi Geografis




BELITUNG BARAT

1. Letak Geografis

Secara geografis Kabupaten Belitung terletak antara 107°08′ BT sampai 107°58′ BT
dan 02°30′ LS sampai 03°15′ LS dengan luas seluruhnya 229.369 ha atau kurang lebih 2.293,69 km2.

Batas wilayah sebagai berikut:

– Sebelah Utara berbatasan dengan laut Cina Selatan
– Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Belitung Timur
– Sebelah Selatan berbatasan dengan laut Jawa
– Sebelah Barat berbatasan dengan Selat Gaspar

Kabupaten Belitung merupakan bagian dari wilayah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 98 buah pulau besar dan kecil.

2. Keadaan Iklim

Kabupaten Belitung mempunyai iklim tropis dan basah dengan variasi curah hujan bulanan pada tahun 2006 antara 3,3 mm sampai 691,6 mm dengan jumlah hari hujan antara 1 hari sampai 30 hari setiap bulannya.
Curah Hujan tertinggi pada tahun 2006 terjadi pada bulan Desember yang mencapai 691,6 mm. Rata-rata temperatur udara pada tahun 2006 bervariasi antara 24,0 ° C sampai 27,9 ° C, dimana kelembaban udaranya bervariasi antara 81% sampai 92%, dan tekanan udara antara 1009,1 mb sampai dengan 1011,8 mb.

3.Topografi

Mempunyai ketinggian kurang lebih 500 m dari atas permukaan laut dengan puncak tertinggi ada di daerah Gunung Tajam. Sedangkan daerah hilir (pantai) terdiri atas beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) utama, yakni:

– Sebelah Utara oleh DAS Buding
– Sebelah Selatan oleh DAS Pala & Kembiri, dan
– Sebelah Barat oleh DAS Brang dan Cerucuk.
Keadaan tanah di Kabupaten Belitung pada umumnya didominasi oleh kwarsa dan pasir, batuan aluvial dan batuan granit.

4. Aliran Sungai

Kondisi topografi Pulau Belitung pada umumnya bergelombang dan berbukit-bukit telah membentuk pola aliran sungai di daerah ini menjadi pola sentrifugal, dimana sungai-sungai yang ada berhulu di daerah pegunungan dan mengalir ke daerah pantai. Sedangkan daerah aliran sungai mempunyai pola aliran sungainya berbentuk seperti pohon.




Sumber : Website Kabupaten Belitung Barat

………………………………………………………………………………………………………………………………

BELITUNG TIMUR

Kabupaten belitung timur merupakan kabupaten yang baru terbentuk berdasarkan undang-undang Nomor 5 Tahun 2003, dengan Ibu Kota Manggar, dengan letak wilayah 107º 45′ – 108º 18′ Bujur Timur dan 02º 30′ – 03º 15′ Lintang Selatan. Kabupaten Belitung berbatasan dengan :

  1. Sebelah Barat dengan Kabupaten Belitung
  2. Sebelah Timur dengan Selat Karimata
  3. Sebelah Selatan dengan Laut Jawa
  4. Sebelah Utara dengan Laut Cina Selatan

Wilayah Kabupaten Belitung Timur merupakan pemekaran dari Kabupaten Belitung dengan luas wilayah daratan 2.506.910 Km² dan terdiri dari 4 Kecamatan dan 30 Desa. Jumlah penduduk pada awal Tahun 2008 tercatat 98.686 jiwa yang terdiri dari barbagai etnis suku di Indonesia termasuk keturunan Cina.

Penduduk asli berasal dari etnis Melayu dan semua etnis ini hidup berdampingan, saling berbaur dengan suku-suku pendatang, bahkan banyak menjadi perkawinan antar etnis. Sebagian besar penduduk memeluk agama Islam dan selebihnya beragama Katolik, Protestan, dan Budha. Rasa sosial dan gotong royong masih sangat menonjol pada masyarakat Belitung Timur. Hal ini tercermin dalam setiap kegiatan khususnya penyelenggaraan upacara adat.

Kabupaten Belitung Timur dikenal juga sebagai daerah penghasil Timah, Kaolin, Pasir Kwarsa, Lada Putih, dan hasil laut berupa hasil tangkapan ikan-ikan segar.

Daerah ini juga mempunyai aset potensi pariwisata yang sangat menjanjikan dengan letak yang strategis disertai dengan keadaan alam yang relatif aman khususnya wisata bahari dengan pantainya yang landai disertai ombak kecil dan sekitar pulau-pulau banyak terdapat tempat-tempat pemancingan dengan terumbu-terumbu karang yang masih sangat baik dan indah. Sehingga sektor Pariwisata diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sumber : Website Kabupaten Belitung Timur




Related Posts to "Kondisi Geografis"